🌙 10 Nasihat di Bulan Sya’ban: “Ngapain Sih Sebelum Ramadhan Datang?”
Pernah nggak sih kamu kepikiran…
“Ramadhan tinggal bentar lagi, tapi aku harus mulai dari
mana ya?”
Karena jujur aja…
Ramadhan itu bukan sekadar bulan puasa dan ngabuburit. Ramadhan itu momen
upgrade iman, momen “reset hati”, dan momen paling strategis untuk balik
lagi ke Allah.
Setiap tahun Ramadhan datang membawa:
✅
rahmat
✅
ampunan
✅
kesempatan naik level
✅
peluang bebas dari neraka
✅
vibes kebaikan yang bikin hati lebih hidup
Kalau kita siap, Ramadhan bisa jadi bulan terbaik dalam
hidup.
Kalau kita nggak siap… Ramadhan bisa lewat begitu aja, dan kita cuma kebagian
“lapar dan ngantuk”.
✨ Kata-kata Hasan Al-Bashri yang
Menohok Tapi Menyadarkan
Hasan Al-Bashri pernah bilang kira-kira begini:
“Allah bikin Ramadhan kayak arena lomba.
Semua orang dikasih kesempatan sprint menuju ridha Allah.
Ada yang gaspol lalu menang.
Ada yang santai dan tertinggal… akhirnya rugi.”
Terus beliau ngomong sesuatu yang lebih “nampol”:
“Aneh banget orang yang masih bisa main-main dan ketawa,
pas orang baik lagi panen pahala dan menang,
sementara orang yang lalai justru kehilangan kesempatan.”
Kalimat ini seolah bilang:
📌 “Ramadhan itu bukan
waktu buat leha-leha… ini waktu buat menang.”
🌟 10 Tips Gokil di Sya’ban untuk Sambut Ramadhan
1) 🎯 Minta umur panjang
sampai Ramadhan (Serius!)
Kadang kita menganggap “ketemu Ramadhan lagi” itu pasti.
Padahal nggak ada yang jamin.
Jadi sebelum Ramadhan datang, mulai dulu dari doa:
“Ya Allah, sampaikan aku ke Ramadhan.”
Karena ketemu Ramadhan itu bukan skill… itu karunia.
2) 🙏 Jangan lupa bersyukur:
“Aku masih dikasih kesempatan!”
Banyak orang hebat, orang baik, bahkan keluarga kita… yang
dulu Ramadhan bareng, sekarang sudah nggak ada.
Kalau tahun ini kamu masih hidup dan sehat, itu tanda:
✅ Allah masih membuka pintu
pulang untukmu
✅
Allah masih kasih kesempatan kamu berubah
✅
Allah masih mau kamu menang
3) 🌸 Bangga? Boleh. Senang?
Wajib.
Ramadhan itu “bulan VIP” di kalender umat Islam.
Karena di bulan ini:
🔓
pintu surga dibuka
🔒
pintu neraka ditutup
⛓️
setan-setan diborgol
🌙
ada Lailatul Qadar
💎
pahala dilipatgandakan
Bahkan ada kisah keren:
Ada sahabat yang “kelihatannya biasa aja”, tapi masuk surga lebih dulu daripada
yang syahid—karena dia masih diberi umur 1 tahun lagi, ketemu Ramadhan
lagi, dan ibadahnya nambah banyak.
Artinya:
🔥 Satu Ramadhan aja bisa ngangkat derajat kamu jauh banget!
4) 🔥 Ramadhan itu “momentum
clean up”—buang dosa, bukan ditunda
Kalau kamu punya dosa yang masih diulang-ulang…
Sya’ban itu momen “pemanasan taubat”.
Karena Ramadhan itu bukan waktunya mulai taubat dari nol,
tapi waktu untuk:
✅ memperkuat taubat
✅
menjaga istiqamah
✅
dan “menang beneran”
Kalau di Ramadhan aja masih nggak berubah, terus kapan?
5) 📝 Bikin plan Ramadhan,
jangan cuma “ikut arus”
Banyak orang punya planning detail:
📌
mau beli apa
📌
menu buka apa
📌
jadwal bukber mana aja
Tapi jarang yang punya planning:
📌
target tilawah
📌
target sedekah
📌
target shalat malam
📌
target ilmu
📌
target taubat
Padahal Ramadhan itu “investasi akhirat” yang paling cuan.
Jadi bikin plan simpel aja:
✅
aku mau lebih rajin shalat tepat waktu
✅
aku mau tuntas 1x khatam
✅
aku mau tambah sedekah
✅
aku mau kurangi scroll yang nggak penting
6) 📿 Bikin “jadwal dzikir
& doa” kayak bikin playlist
Ini tips keren banget.
Karena doa itu bukan cuma “sambil lalu”.
Tapi bisa jadi rutinitas yang menyatu dengan aktivitas.
Misalnya:
- habis
shalat = dzikir
- sebelum
tidur = istighfar
- bangun
tidur = syukur
- di
jalan = shalawat
- sebelum
kerja = doa keberkahan
- sebelum
buka = doa inti yang paling kamu butuhkan
Bayangin kalau setiap harimu full “koneksi” sama Allah.
7) ✅ Ramadhan itu butuh komitmen,
bukan cuma niat
Niat baik itu awal.
Tapi komitmen itu bahan bakarnya.
Kalau kamu bilang:
“Nanti Ramadhan aku mau serius.”
Maka mulai dari sekarang latih disiplin kecil dulu:
- shalat
jangan telat
- kurangi
kebiasaan buruk
- biasakan
nahan diri
- latihan puasa sunnah kalau mampu
8) 🚀 Start Ramadhan dengan
“mode gaspol”
Banyak orang salah langkah:
awal Ramadhan semangat… minggu kedua turun… 10 terakhir “ngilang”.
Padahal justru Ramadhan itu harus:
🌟
awal kuat
🌟
tengah stabil
🌟
akhir meledak!
Karena awal yang kuat bikin kamu lebih mudah menjaga ritme.
9) 🫶
Minta tolong Allah dulu, jangan sok kuat
Ramadhan itu berat kalau kamu jalan sendiri.
Tapi kalau kamu gandeng Allah, Ramadhan jadi ringan dan
nikmat.
Karena ujian Ramadhan bukan cuma lapar.
Tapi juga:
- emosi
- lisan
- malas
- hati
- godaan
HP
- rasa
ingin “balas dendam” pada waktu tidur 😄
Jadi doa paling realistis adalah:
“Ya Allah, bantu aku…”
10) 📖 Lihat cara para sahabat
dan ulama menyambut Ramadhan
Ini yang bikin kita malu sekaligus termotivasi.
Dulu para ulama:
- ada
yang khatam Qur’an tiap 3 hari
- ada
yang khatam tiap hari di Ramadhan
- ada
yang fokus banget ke Qur’an sampai ninggalin urusan dunia
Bukan berarti kita harus “meniru 100%”.
Tapi kita bisa ambil spiritnya:
🔥 mereka memuliakan
Ramadhan
🔥
mereka fokus
🔥
mereka serius
🎁 Kesimpulannya: Sya’ban
Itu “Warm Up”, Ramadhan Itu “Main Match”
Sya’ban itu bukan bulan biasa.
Sya’ban itu momen:
✅
nyiapin hati
✅
ngencengin ibadah
✅
memperbaiki kebiasaan
✅
membuat komitmen
✅
dan bikin target
Karena Ramadhan bukan datang untuk orang yang cuma
“siap-siap”.
Ramadhan datang untuk orang yang mau:
🌙
berubah
🌙
bersih
🌙
bangkit
🌙
menang
Selamat mempersiapkan untuk Ramadhan
~ Heri Efendi, Lc ~

Posting Komentar